Kamis, 21 Januari 2016

GOJEK, alternatif jasa angkut semasih Transportasi Publik belum tertata rapi

Sarana Transportasi umum yang memadai, nyaman, aman dan memadai menjadi kebutuhan bagi kota-kota besar yang ada saat ini, seiring dengan semakin parahnya tingkat kemacetan di jalan raya, wabil khusus pada saat jam-jam sibuk anaik manusia keluar rumah untuk menuju ke sekolah maupun tempat kerjanya dan pada saat pulang sekolah dan pulang kantor. Tingkat kemacetan terasa semakin parah karena sebagian besar masyarakat menggunakan kendaraan sendiri-sendiri, sehingga memberikan kontribusi tingkat kesemrawutan. 
Menggunakan jasa transportasi ojek konvensional yang sudah ada terkadang tidak memiliki standart harga yang dapat digunakan patokan pasti, sehingga terkadang cukup memberatkan bagi sebagian orang karena dirasa biaya jasanya tidak masuk akal jika dibandingkan  dengan jauhnya jarak tempuh. Dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang pesar dewasa ini, seorang anak bangsa "Nadiem Makari" berhasil membuat terobosan yang menawarkan jasa ojeg melalui aplikasi yang dapat dibenamkan dalam ponsel pintar kita. yah..... kita tidak perlu datang ke pangkalan ojek, tinggal malakukan pemesanan melalui #android maupun #iPhone kita. lebig tepatnya Ojek dalam genggaman :-). keberadaan Gojek ini sebenarnya tidak 100 persen mematikan pasar ojek konvensional (ojek pangkalan) karena ojek pangkalan pun bisa mendaftar diri menjadi mitra gojek. karena berdasarkan hasil survey, 70% waktu pengojek pangkalan dihabiskan untuk mangkal menunggu penumpang datang. nah dengan Gojek ini si Pengojek (penumpang) maupun si Ojek nya sama-sama dapat keuntungan.  

dan saya hari ini baru pertama kalinya mencoba untuk menggunakan jasa Gojek di kota Gudeg. kesan pertama saya dengan Gojek. 
1. drivernya ramah
2. praktis
3. dapat fasilitas gratis (penutup kepala + masker)
4. dapat kepastian tarif
5. dan driver pun tidak segan-2 men Telepon jika kesusahan mencari alamat kita :-)

Salam ngojek, eh salam GojeK :-)

Tidak ada komentar: