Sabtu, 21 Mei 2011

Saat Titipan itu diminta kembali yang Punya

Kita pasti pernah kehilangan sesuatu. Yang pasti kita pernah dan sering kehilangan waktu. namun pernahkah  terbayangkan jika kita kehilangan sesuatu yang sangat berharga yang pernah kita miliki....? Bahkan sesuatu itu kita dapatkan dengan susah payah....

Saat menghadapi situasi seperti ini kita cenderung mencari kambing hitam (Sudah kambing, Hitam lagi... hehehe....) untuk di salahkan. Namun Allah sudah menuntun kita, jika kita kehilangan sesuatu diharapkan bersabar, Ikhlas dan mengucapkan "Innalillahi wa inna ilaihi roji'um" Segala sesuatu itu adalah Milik-NYA dan kepada NYA lah semuanya akan kembali.

Sejatinya kita tidak memiliki apa apa, kita dari tidak berpunya. Setiap ciptaannya dilahirkan di dunia dengan TIDAK MEMBAWA bekal apa-apa..... dan suatu Saat Allah MEMINJAMKAN  kita segala sesuatu yang ada di bumi ini untuk kita pergunakan, Untuk dijadikan sebagai sarana mengabdi dan beribadah pada NYA.

Kita tidak perlu bersedih. jika kita kehilangan sesuatu.... karena Semuanya Dari NYA dan kepada NYA segalanya Akan Kembali "LA TAHZAN"

*Kita Pun akan menghadapnya suatu saat nanti dengan tidak membawa apa apa.... 
Kita menghadap NYA dalam balutan kain Mori saja*.

Selamat Pagi dan Semangat Untuk Selalu Menebar Hikmah untuk Sesama

2 komentar:

nur Arina mengatakan...

Kita pasti pernah kehilangan sesuatu. Yang pasti kita pernah dan sering kehilangan waktu. namun pernahkah terbayangkan jika kita kehilangan sesuatu yang sangat berharga yang pernah kita miliki....? Bahkan sesuatu itu kita dapatkan dengan susah payah....

Kritik : pernyataan di atas memberi kesan bahwa waktu bukanlah salah satu hal yang terpenting dalam hidup ini. Artinya ada hal yang jauh lebih penting dari “waktu” dan itu berkonotasi dengan “materi”. Padahal jelas Allah sudah berfirman dengan waktu “wal `ashr”. Harap dicermati kembali

Saat menghadapi situasi seperti ini kita cenderung mencari kambing hitam (Sudah kambing, Hitam lagi... hehehe....) untuk di salahkan.
Kritik : saya kira tulisan ini termasuk kajian yang cukup dalam dan perlu perenungan, tidak tepat dalan kategori tulisan seperti ini dimasukkan joke-joke yang member kesan “dolanan” sehingga pesan yang sesungguhnya tidak tersampaikan melalui tulisan ini.

Namun Allah sudah menuntun kita, jika kita kehilangan sesuatu diharapkan bersabar, Ikhlas dan mengucapkan "Innalillahi wa inna ilaihi roji'um" Segala sesuatu itu adalah Milik-NYA dan kepada NYA lah semuanya akan kembali.

Sejatinya kita tidak memiliki apa apa, kita dari tidak berpunya. Setiap ciptaannya dilahirkan di dunia dengan TIDAK MEMBAWA bekal apa-apa..... dan suatu Saat Allah MEMINJAMKAN kita segala sesuatu yang ada di bumi ini untuk kita pergunakan, Untuk dijadikan sebagai sarana mengabdi dan beribadah pada NYA.

Kita tidak perlu bersedih. jika kita kehilangan sesuatu.... karena Semuanya Dari NYA dan kepada NYA segalanya Akan Kembali "LA TAHZAN"

*Kita Pun akan menghadapnya suatu saat nanti dengan tidak membawa apa apa....
Kita menghadap NYA dalam balutan kain Mori saja*.

Kritik : kita tidak hanya membawa kain mori saja, tapi membawa amal sholeh juga.

Wallahu `alam. Semoga bermanfaat.

DANANsaja mengatakan...

@Nur Arina
terimakasih Istriqu, tanggapan, kritik maupun komentar tetah memperkaya tulisan di atas. Dan kita bisa lebih bisa mengambil Ibroh dari setiap perjalanan hidup yang kita lalui untuk menjadi Insan yang lebih lebih lebih dan lebih Mulia lagi di Sisi NYA. Kitapun semakin ringan untuk menebar kebajikan sebagai tabungan bekal saat kita dipangil NYA dan dibalut Kain Mori.
karena nanti " kita tidak hanya membawa kain mori saja, tapi membawa amal sholeh juga".