Jumat, 07 Mei 2010

menahan "PIPIS"


Bagi sebagian orang, “kencing” merupakan aktifitas yang kurang meng-enakkan, apa lagi saat baru asyik asyiknya nge Game. Rasanya sayang ditinggalkan untuk mengerjakan panggilan alam rutin. Sering juga dialami oleh traveler yang baru melakukan perjalanan luar kota. Saat panggilan alam muncul di tengah perjalanan…..” Lebih baik di tahan aja, nanti sekalian kalo udah penuh sekalian kandung kemihnya” sebagai jawaban kemalasan. Bahkan, ponakannku, saat msih kecil suka sekali nahan “pipis”, dan alih alih dia Ngompol juka karena sudah tidak kuat lagi menahan hajat nya :D
Namun, harus teman teman ingat, menahan Kencing kurang baik, bahkan Sangat Kurang baik untuk Kesehatan. Beberapa efek negative dari menahan pipis antara lain:
1. Lebih rentan terkena infeksi saluran kemih. Saat kencing, air seni yang kita keluarkan akan membilas saluran kemih, termasuk kuman-kuman yang ada di dalamnya. Jika air kemih ditahan, maka kuman-kuman tersebut akan naik sampai kandung kencing, bahkan kadang-kadang sampai ke ginjal, dan menyebabkan infeksi kandung kencing atau infeksi ginjal.
2. Mudah timbul batu saluran kemih. Air kencing mengandung berbagai macam zat dan mineral, yang jika mengendap lama akan membentuk batu. Mula-mula batu tersebut berukuran kecil, semakin lama semakin membesar. Batu lebih mudah terbentuk pada orang yang mempunyai kebiasaan menahan kencing. Sebenarnya, kedua gangguan saluran kemih ini saling berkaitan. Infeksi dapat menimbulkan batu saluran kemih, dan batu dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Sehingga, kadangkala kedua penyakit ini ditemukan bersamaan.
3. air seni bisa meracuni tubuh kalau tidak segera dieluarkan dan akibat yang biasa timbul terjadi infeksi saluran kemih yang ditandai dengan penyakit anyang2an
Mari kita rubah Pola Hidup kita untuk menjadi Sehat…. Sebelum Kesehatan menjadi Mahal....
“Keep Your Healty….” ;)

Sumber: http://tanyasaja.detik.com/pertanyaan/69721-bahaya-menahan-?883306tsj

Selasa, 04 Mei 2010

:: DAPAT MOBIL AVANSA…!!! ::???




“Horee…. Mas… saya dapat Mobil……!!!! Nanti kitorang bisa jalan jalan ke Bendungan”
Sorak adekku yang baru saja menemukan kupon undian dari Bungkus Wafer Tanggo.
“Niatnya beli Snack pengganjal Perut…, eee…. Malah kejatuhan durian pula, eh kejatuhan Avansa pula” pikir adekku.
Kejadian kurang dari satu bulan yang lalu. Terjadi di daerah yang baru mau membangun untuk berdiri dari ketertinggalan dak eterbelakangan. Mungkin, daerah yang menjadi sasaran distribusi dan operasi si Wafer ber hadian mbin avansa daerah yang belum begitu maju. KArena saya sempat dengan kabar juga, ada orang lain yang memperoleh hadian serupa.    Memang beberapa bulan yang lalu saya sempat menyaksikan Iklan di media Elektronik, hujan hadian dengan membeli Tanggo Wafer. Memang Promo itu sudah berjalan beberapa bulan yang lalu. Dan mungkin hampir hilang dari memori pemirsa Televisi yang penuh tayangan tayangan Iklan sampah yang menanamkan virus konsumtif pemirsanya.
Minggu ke 2 bulan April, adekku membeli Snack Wafer Tanggo di Kios kecil di Sekitaran Wosi. Karna lapar, langsung dibuka dan dilahap lah snack kotak kotak renyah itu. Tambah surprise lagi saat menemukan kupon GOSOK MILYARAN REJEKI. Antara Bingung, kaget dan rasa tidak percaya, dia datang membawa kupon ke kontrakanku di sekitaran Gang Kemayu, Wosi Dalam. Dia menceritakan apa yang baru saja diperolehnya, sambil menyodorkan kupon Gosok Milyaran Rejeki berupa kertas kecil ukuran 2.7 x 5.2 cm yang dilaminating beserta 2 lembar kertas hvs 70 gram di Print Warna yang satu berupa Surat Keretangan Kepolisian No POL: SKK/25/XII/2010/SAT KK tanggal 28 Januaro 2010 dengan mencatut nama Kepala Kepolisian Metro Jaya, Puskodal Bea dan Cikai, Drs Purwoko Susanto, M.Si. Tidak tanggung tanggung, di kertas itu disisipkan pula foto yang bersangkutan. Dan lembar print prinan satunya berisi Syarat dan ketentuan Pemenang disertai bubuhan tanda tangan Notaris, A.N Kapolda Metro Jaya dan Perwakilan PT Ultra Prima Abadi selaku pemain Penipuan ini . Saya perhatikan Kupon yang disodorkan tadi. Kecurigaan mulai muncul dibenakku. Apa iya perusahaan se bonafid OT mengadakan program bagi bagi hadian hanya dengan kertas HVS, di print Lagi……

Dan yang menambah ketidak percayaanku akan undian itu: nomor Layanan Konsumen yang dicantumkan bukan Nomer Telepon Rumah or Bebas Pulsa (Karena perusahaan Tanggo menyediakan layanan CS dengan nomor beras Pulsa) tapi Nomor tepeon Seluler (Menggunakan nomor Frend dan As). Dan lebih muantaffff lagi setelah saya goggling dengan key “TANGGO WAFER” Langsung berjibun informasi penipuan di halaman goggle layar Compaq qu.
Jika kita mau menelisik lebih jauh, bukan sebatas berapa orang yang sudah kena tipu, dengan dalih untuk kengurus biaya balik nama,  diminta mengirimkan sejumlah uang. Namun berapa besar resiko yang dialami menikmat Wafer Tanggo “Yang sangat Mungkin Tanggo ASPAL (Asli Tapi palsu) dengan tiadanya control kualitas kesehatan makanan yang dipasarkan. Saya masih percaya tingkat higienitas makanan itu  jika yang memproduksi PT Orang Tua. Namun, dengan adanya penyusupan kupon dalam kemasan makanan, membuka peluang danya penyusupan racun dalam makanan tersebut.
"Sooo… sebagai konsumen kita harus menjadi KONSUMEN yang jeli dan cerdas dalam menentukan makanan apa yang akan kita Konsumsi. Dan Lebih hati-hati dengan banyaknya modus Penipuan"