Kamis, 28 Januari 2010

Revolusi Teknologi "Internet - ATM - e Banking" .....(part 1)





Revolusi teknologi informasi dewasa sangat pesat. Semasa Internet masih menjadi barang mewah, sebatas digunakan untukepentingan militer di negara paman Sam sana... sudah menjadi pembicaraan hangat keluarga saat sarapan di dapur rumah desa nan asri PONJONG city yang luasnya bisa digunakan untuk memasang meja Ping-Pong. "Kita, paling lama lima tahun kedepan, bisa membaca koran tanpa kertas, menerima dan mengirim surat tanpa kertas, menjelajah dunia tanpa batas dengan mengakses internet, bahkan  di ruangan dapur ini" ujar kakak ke 3. Dan, kondisi itu sudah kami alami setidaknya 2 tahun yang lalu.
Dengan pesatnya persaingan operator GSM yang digencarkan oleh penyedia jasa layanan komunikasi saat itu, mereka saling bersaing untuk melebarkan sayap untuk memperluas jaringan pelayanan serta beberapa fasilitas yang mereka perikan kepada konsumen, salahsatunya jaringan sinyal GPRS yang memingkinkan konsumen untuk mengakses internet dengan layanan operator seluler. Saya merupakan salah satu dari sekian ribu juta konsumen yang merasa diuntungkan dengan adanya persaingan operator seluler, Bisa menikmati Internet di kampung nan asri dipinggir mata Air Sumber Ponjong.
Bersamaan maraknya penggunaan internet, jasa pelayanan keuangan pun semakin lancar dan memanjakan nasabah. Muncul Teknologi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang membuat nasabah bank semakin mudah untuk mengambil uang nya yang disimpan di bank, teknologi SMS banking, internet banking maupun beberapa fasilitas yang lain. Saat ini saya merasa dimudahkan dengan adanya fasilitas yang disediakan oleh penyedia jasa pelayanan publik. gambaran sederhana yang sudah saya nikmati, saat saya di pulau seberang, untuk beli ticket penerbangan Surabaya - Jogja, saya tidak harus datang ke age penjualan ticket, "saya tingal chat dengan agen ticketing yang ada di Jogja, saya Boking Ticket, bayar ticket transfer via ATM, terima e-ticketing via e-mail dan saya tinggal nge-Print ticket yang saya terima". Begitu mudah bukan.... dan yang pasti saya merasa dimudahkan. ;)


Sumber Foto:
1. http://www.flexter4u.com/saveimages/Image/Flexter-internet.jpg
2. http://zamrul.files.wordpress.com/2009/03/internet1.jpg


          


1 komentar:

Anonim mengatakan...

Yup, kedepan kehidupan akan serba mudah, tak peru berpanas-panasan pada siang hari hanya untuk membayar tagihan listrik, tak perlu berbasah-basah karena kehujanan untuk membeli pulsa, semua bisa dilakukan didepan layar ber-toots huruf huruf. tekan sana tekan sini semua beres! logikanya semakin mudahnya fasilitas yang tersedia artinya semakin efektif waktu yang kita punya, semakin produktif menghasilkan karya-karya yang bermanfaat. namun ada kalanya kehidupan yang serba mudah akan mengurangi nilai perjuangan dari setiap hal yang kita usahakan, sehingga cenderung menyepelekan dan "nggampangke". semoga kemajuan teknologi yang ada akan menjadi rahmat lil `alamin, semakin dekat denganNya, mudah dan khusu` dlm beribadah.amin