Senin, 31 Agustus 2009

Hikmah Ramadhan (2): IKHLAS

Dikisahkan, perjalanan menuntut ilmu dua orang Pemuda kepada seorang guru kebiksanaan sudah dianggap cukup oleh gurunya. Banyak ilmu yang telah diberikan sang guru kepada kedua murid nya. Ilmu agama, ilmu kearifan hidup maupun kemandirian dan kini sudah saatnya kedua murid mengamalkan ilmu yang diberikan sang guru dan menebar kebaikan untuk sesama. Sebelum kedua murid pergi meninggalkan padepokan, guru berpesan satu nasihat sebagai bekal kehidupan sang murid “ Wahai Murid murid kesayanganku, saat kau melakukan segala sesuatu, lakukanlah secara Ikhlas dan hanya berharap balasan dari Allah SWT. Jangan berharap dari selainNYA”

Kedua murid pun bertebaran dimuka bumi dan memulai merintis usaha untuk menunjang kehidupan menebar kebajikannya. Satu murid memulia usaha menjadi seorang pedagang dan yang satunya menjadi petani. Dalam selang waktu beberapa tahun. Usaha perdagangan si murid pertama berkembang pesat dan menjadi toko yang maju, begitupun usaha pertanian murid kedua sudah banyak membuahkan hasil. Dan dari usaha pertaniannya, bisa memberikan manfaat kepada semua orang yang ada disekitarnya.

Setelah beberapa tahun meninggalkan sang guru, muncul rasa rindu untuk mengunjungi guru dan ingin tahu kondisi terakhir nya. Datanglah si petani mengunjungi guru dengan membawa satu karung hasil pertaniannya. Diterima dengan hangat oleh guru dan istrinya sesaat sampai dirumah. Mereka berbincang untuk melepas kerinduan. Dirasa sudah cukup kunjugannya, si murid berpamitan. Dan kebetulan si murid atang, sang guru baru saja mendapatkan kambing dari seseorang, karena yang dimiliki hanya seekor kambing untuk oleh-2, maka diberikanlah kambing itu kepada si murid petani.

Dalam Perjalanan pulang, bertemulah murid petani dengan murid pedagang. Si Pedagang memulai pembicaraan “ Dari mana saja kau saudaraku, di jalanyang terik ini menarik kambing?”. “saya baru saja silaturahmi ke tempat guru dengan mengantarkan hasil panen musim ini, dan saat pulang saya dibawain kambingini ” ujar murid petani. Timbul pikiran dalam hati pedagang “jika saya bawa sembako ke tempat guru, pasti saya akan diberi sesuatu yang lebih dari kambing....”.

Sore harinya, datanglah si murid pedagang ke rumah gurunya dengan membawa sembako lengkap untuk diberikan kepada guru. Setelah berbincang lama dan dirasa sudah cukup silaturahminya, si murid berpamitan. Karena yang ada dimiliki oleh guru hanya sekarung hasil pertanian pemberian murid petani, maka hasil pertanian yang ada dirumah, seluruhnya dibawakan kepada murid pedagang sebagai oleh oleh. Akhirnya murid pedagang berpamitan dengan perasaan jengkel, karena yang dia peroleh tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan.


Bagaimana Berbuat dengan Ikhlas?

Menurut Qurais Sihab, Belajar Ikhlas ibaratnya mengajarkan anak untuk tidak bermain api. Anak harus dikasih pengertian terlebih dahulu tentang bahayanya api dan apa saja resikonya. Anak terlebih dahulu Tahu serta dikasih kesadaran. Berusaha untuk berbuat tanpa terkontaminasi kepentingan duniawi. Iklas bebarti melakukan sesuatu “hanya” untuk Allah dan hanya kepada Allah, tanpa ada sesuatu tujuan dan keinginan yang lain.( Mengharap pujian, mengharap imbalan, mengharapkan sesuatu bukan dari Allah semata....) Ikhlas itu sulit, menurut ulama, karena berusaha untuk membersihkan hati dari niatan niatan samping selain untuk Allah. Namun, jika kita mencoba membersihkan hati, kita bisa melatih diri untuk berbuat Ikhlas.... Insya’Allah

Semoga Allah Selalu membimbing kita untuk menjaga hati ini.

“Jika kita berbuat sesuatu dengan niatan ikhlas dan hanya untuk mencari Rdho Allah, maka Allah akan memberikan rizki pengganti dari arah yang tidak kita perkirakan, namun jika tidak ikhlas, maka yang aka kita peroleh hanya kekecewaan”

3 komentar:

ayaheauzi-wa-naufal mengatakan...

Bersiaplah memanen kekecewaan bila anda terlalu berharap pada ketidakpastian.

Anonim mengatakan...

buy generic valium online medication - prince valium 2002 - wholesale-pharmacy valium

Anonim mengatakan...

buy xanax online 1mg ativan vs 1mg xanax - xanax overdose help