Jumat, 08 Mei 2009

KU BERANGKAT TUK BERKARYA KEMBALI

Setu bulan lebih satu minggu tepatnya, saya izin pulang ke JOGJA dengan alasan yang sangat krusial dan diluar dari skenario kepulanganku pada awalnya. Saya Bertolak dari Manokwari menuju JOGJA tanggal 1 April yang lalu, dan hari ini, saya baru saja menginjakkan kaki kembali di Tanah Papua tempatku berkarya untuk saat ini, di Taman Nasional Teluk cenderawasih.

saya memutuskan pulang "secara mendadak" setelah berkali-kali berkomunikasi dengan kakak-kakak yang ada di JOGJA memantau perkembangan kesehatan Ibunda.

Setelah menjalani operasi batu empedu awal bulan Desember 2008 yang lalu -setelah keberangkatan saya dari Jogja menuju manokwari lagi setelah ada prajabatan sekaligus diklat Fungsional Penyuluh kehutana di Bogor- kondisi kesehatan ibunda tidak semakin membaik. bahkan, berdasarkan penuturan kakak pertama (dr Agus taufiqurrohman) prognosis ibu buruk.

Pasca operasi, secara total ibunda mengurangi kesibukannya yang sangat berjibun dan berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat serta kegitan keumatan di kampungku Sumber Kidul. dan pada awal maret, tepatnya tgl 6 maret, sedianya Ibunda mau cek up kesehatan sekaligus mau menjalani kemoterapi, namun kondisi ibu yang semakin melemah mengharuskan ibunda opmane kembali. setelah satu minggu di RS Hidayatulloh, atas permintaan keluarga dan masukan dari dokter Kartika, ibu dipindah ke RSUP Dr. Sardjito. Seminggu di RS Sardjito ibu menjalani operasi pengangkatan KANGKER yang diduga tumbuh dalam lambung dan mendesak saluran pencernaan. namun, setelah di operasi tidak ditemukan masa di luar usus. Ternyata KANGKER ibunda tumbuh di dalam usus. pertumbuhannya pun sedemikian cepat, sehingga sangat tidak memungkinkan untuk dilakukan pemotongan usus. ntuk dilakukan kemo terapi pin tidak memungkinkan karena lemahnya kondisi ibunda, meskipun jenis KANGKER yang diderita ibunda masih memungkinkan untuk sembuh dengan dilakukan kemo terapi.
Pasca Operasi ibunda terpaksa harus berada di ruang ICU selama 8 hari (padahal, wajarnya setelah satu hari ibunda sudah bisa masuk ke bangsal kembali untuk memperoleh perwatan intensif). Selama dalam ruang ICU ibunda merasa gelisah, tidak nyaman, dan merasa kesepian karena tidak boleh ada satu keluarga pun yang diperkenankan menunggu dalam ruang ICU diluar jam Bezuk.

Alhamdulillah, atas izin Pimpinan pak John L. Sroyer, Bu Khristina dan Bu Astrid, saya bisa pulang untuk mendampingi sekaligus merawat ibunda dalam pembaringan rumah sakit. selama 10 hari saya masih di izinkan oleh ALLAH untuk bertemu, mendampingi dan mewujudkan baktiku pada Ibunda untuk terakhir kalinya. Saat saya merawat ibunda, bisa kurasakan betapa beratnya pengorbanan dan perjuangan orang tua dalam membesarkan, membimbing dan mendidik anak-anaknya. dan sangat ku sadari bakti yang kulakukan untuk Ibunda belum seberapa dibandingkan dengan rasa sayang dan cintanya padaku.

tanggal 11 April dokter mengizinkan ibunda untuk home care, karen Ibunda sudah merasa bosan dan jemu berada dalam kamar - kamar RS selama satu bulan. karena kondisi kesehatan ibunda sangat Fluktuatif, tangal 13 April, setelah ibunda melaksanaka sholat Subuh dengan didampingi istriqu tercinta Nur Arina Hidayati (terimakasih sayang, atas bakti dan kesetiaanmu dalam merawat ibunda selama Ibunda sakit) ibunda dipanggil sang Khalik, Sang Maha Memiliki alam ini, Sang Maha Pemilik Kehidupan ALLAH SWT.

pasca Ibunda meninggal dunia, saya masiH di JOGJA untuk membantu Kakak-kakak menyelesaikan berkas-berkas Ibunda. Dan Alhamdulillah, sudah bisa terselesaikan.

Semoga kehangatan, kebersamaan Keluarga Besar Lor - X (baca: Lor Kali), Bani Anas akan selalu dan terus terjaga.

tanggal 7 Mei, pukul 17 25 WIB saya bertolak JOGJA - MKW via CENGKARENG untuk berkarya kembali. ku tiba tadi di Bandara Rendani pagi tadi jam 06.30 WIT. Penerbangan Malam yang melelahkan dalam Tidur lelapku.....

>>
Semangat dan ketabahanmu kan selalu kami kenang ibunda, 63 tahun --seperti umur Rosululloh saat dipanggil ALLAH SWT-- sudah kau diberi kesempatan untuk berkarya di bumiNYA ini, guna menggapai berkah dan Ridho NYA.

Semoga kau KHUSNUL KHOTIMAH, bisa emperoleh SURGA-NYA bersama Ayahanda dan kita bisa dipertemukan kembali dalam kebahagiaany didalam Surganya kelak.

Sudah menjadi kewajiban kami untuk melanjutkan cita-cita mu dan menyambung tali silaturahmi kepada sahabat, teman dan kerabat mu.

saat saya berada di kantor kembali.
kantor Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, Manokwari. 10:38 WIT


Tidak ada komentar: