Minggu, 19 April 2009

DIA TELAH PERGI






























"Yang datang pasti akan pergi.


Yang terlah
ir pasti akan mengalami nya.

nanti, Lusa, Besok, atau entah kapan giliran kita menjalaninya.

dan yang pasti jika sudah datang saatnya tiada sesuatu yang dapat menolaknya".

Saat itu Pagi terlihat cerah. Dua jam Setelah Ibunda menjalankan sholat subuh dengan didampingi dek Arin (Istriqu tercinta dan satu-2 nya), Tanggal 13 April 2009 ,tepatnya jam 06.40 WIB Ibunda Sarilah dipanggil sang Maha Pencipta, Maha memiliki, Maha Menguasai alam dan kehidupan ini, di kampung Tegalcatak, UH IV 664a,Umbul Harjo, Jogja. dan dimakamkan jam 13.15 WIB di dusun Sumber Kidul, Ponjong, Ponjong, Gunungkidul, DIY. Ibunda meninggalkan ke 12 anaknya (6 anak laki2 dan 6 Menantu) beserta 8 cucunya. Setelah kami sekeluarga melakukan Ikhtiar secara optimal untuk menyembuhkan penyakit yang diderita Ibunda selama 5 bulan lebih, ALLAH memberikan ketentuan terbaiknya. Dan kami yakin pasti ada hikmah dibalik semua yang telah kami lalui dan jalani.

Selamat jalan Bunda.....
engkau menyusul ayahanda yang telah mendahului kami 15 tahun yang lalu. Semoga ALLAH memberikan tempat yang layak bagi Ibunda dan Ayahanda di sisiNYA dan memperoleh Jannah Nya.

Kini giliran kami, generasi penerusmu untuk menerusan segala cita, asa dan perjuangan mu. Kewajiban kami untuk bisa selalu menyambung silaturahmi dan persahabatan dengan kerabat, kawan dan handaitulanmu.

Dan suatu saat nanti KAMI pun akan segera menyusul mu menghadap sang Khalik untuk kehiduan akhirat yang abadi.


Maafkan segala kesalahan anak mu Bunda, Ayahanda....
Semoga engkau Khusnul Khotimah, diampuni segala dosa dan diterima segala amal oleh Nya dan kami dapat meneladani serta mewarisi kearifan yang engkau miliki.


Sumber Kidul, kampung yang penuh kenangan bersamamu, (Bapak H. Anas Ngabid dan Ibu Hj. Sarilah) dalam mendidik dan membesarkanku






Tidak ada komentar: